contoh surat jual beli atau hibah
CONTOH PENULISAN SURAT JUAL BELI DAN HIBAH
13/Januari/2018
membuat surat dalam desa itu sangat mudah
membuat surat dalam hal apapun itu sangat penting dilakukan karena tidak adanya dalam penulisan surat dalam hal apapun itu, dikemudian hari kita pasti akan mendapatkan musibah tentang hal yang kita anggap spepele itu tadie, Ok singkat cerita baiklah kali ini saya akan membagi sedikit tentang pengetahuan bagaimana cara membuat surat menyurat dan dibawah ini saya bagikan sedikit dari banyaknya surat.
SURAT
PERNYATAAN HIBAH/ PENYERAHAN TANAH
Yang bertanda
tangan dibawah ini :
Nama : ..............
Umur :............
Alamat :.................
Disebut pihak I
(pertama)
Nama : ...............
Umur :...............
Alamat :...............
Disebut pihak II
(kedua)
dengan ini
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pihak I telah menghibahkan/ menyerahkan
sebidang tanah saya yang terletak di RT 03 Desa ................Kecamatan .........
tanah tersebut seluas 3,30 M x 21 M kepada pihak II dengan batas-batas sebagai
berikut :
·
Utara berbatas
dengan tanah .......
·
Selatan berbatas
dengan Tanah ..........
·
Timur berbatas
dengan Kantor ............
·
Barat berbatas
dengan .........
Terhitung sejak di
tanda tanganinya surat pernyataan ini maka jatuhlah hak milik I tersebut kepada
pihak II
Demikianlah
surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dalam keadaan waras, sehat
tanpa ada paksaaan dari pihak manapun dan untuk pegangan bila mana ada tuntutan
dari pihak lain atas hak atau kepemilikan tanah tersebut. terima kasih
..............., 10 Januari 2018
Yang menerima saya
yang menyatakan
...................... ............................ ........................
Saksi
– saksi
.................. .............. .....................
.................... ........................
Diketahui
Oleh :
Kepala
Desa ..............
...........................
dan dibawah ini sedikit tentang surat jual beli, kelanjutan dari surat hibah. . .
SURAT KETERANGAN JUAL BELI
Yang
bertanda tangan di bawah ini:
Nama
: ...................
Umur : ....................
Pekerjaan : .................
Alamat : ..............
Disebut pihak pertama (I)
Nama
: ...............
Umur
: ...............
Pekerjaan :
Tani
Alamat : ................
Disebut pihak kedua (II)
Pada tanggal 29 November 2016 pihak pertama
(I) telah menerima uang dari pihak kedua (II) sebanyak Rp. 5.100.000,- (lima
juta seratus rupiah) untuk pembayaran pembelian sebuah Rumah.
Rumah tersebut di atas terletak di
wilayah Desa ........... Rt 06. Rumah tersebut benar-benar milik kami sendiri
apabila ada gangguan dari pihak lain kami pihak pertama.
Dengan ketentuan sbb:
1.
Terhitung mulai tanggal dibuat
dan di tanda tangani surat keterangan jual beli ini maka putuslah hak milik
/pakai pihak pertama (I). pindah menjadi
hak milik/pakai pihak kedua (II). Terhadap Rumah yang ada.
2.
Apabila di kemudian hari terjadi sengketa atau gugatan dari pihak manapun
terhadap Rumah yang ada. maka pihak pertama (I) bersedia menyelesaikan sampai
tuntas sedang pihak kedua (II) tidak akan di rugikan berupa apapun.
3.
Surat keterangan jual beli ini di
buat diatas kertas bermatrai agar mempunyai kekuatan Hukum dalam Pengadilan.
Demikianlah
surat Keterangan jual beli ini dibuat serta di tanda tangani dengan sebenarnya
dalam keadaan sehat Jasmani dan Rohani tampa paksaan dari pihak manapun agar
dapat di pergunakan bilamana perlu.
....................., 13 JANUARI 2018
PIHAK PERTAMA (I) PIHAK KEDUA (II)
................................. .....................
SAKSI:
1. .............. 2...................
Diketahui
Oleh :
Kepala
Desa ..............
...........................
ok itulah tadi sedikit tentang pembahasan dalam penulisan surat., terima kasih atas perhatiannya.
terima kasih
Comments
Post a Comment